Apa Itu Konfigurasi Dasar MikroTik?
Konfigurasi dasar MikroTik adalah serangkaian pengaturan awal yang wajib dilakukan agar perangkat
MikroTik dapat berfungsi dengan baik sebagai router. Pengaturan ini menjadi fondasi sebelum melakukan konfigurasi lanjutan seperti manajemen bandwidth, firewall, VLAN, VPN, dan lain-lain.
Tanpa konfigurasi dasar yang benar, MikroTik tidak akan bisa:
Terhubung ke internet
Membagikan koneksi ke perangkat lain
Mengelola jaringan dengan stabil
Perangkat yang Dibutuhkan
Sebelum memulai konfigurasi, pastikan perangkat berikut sudah tersedia:
Router MikroTik
Kabel LAN (RJ45)
Sumber listrik / adaptor
Laptop atau komputer
Koneksi internet dari ISP (modem / ONT)
Ringkasan Proses Konfigurasi
Pada konfigurasi dasar MikroTik, kita akan melakukan beberapa langkah utama:
Mendapatkan IP Address dari ISP (menggunakan DHCP Client)
Mengkonfigurasi NAT agar MikroTik bisa mengakses internet
Membuat IP Address lokal
Mengaktifkan DHCP Server agar perangkat klien mendapatkan IP otomatis
Proses Konfigurasi Dasar MikroTik
1. Menyalakan dan Menghubungkan MikroTik
Hubungkan MikroTik ke sumber listrik
Sambungkan:
Ether1 → ke modem / ONT ISP
Ether2 → ke laptop atau komputer
Pastikan lampu indikator di MikroTik menyala atau berkedip (tanda perangkat aktif)
2. Login ke MikroTik Menggunakan Winbox'
Buka aplikasi Winbox
Pilih tab Neighbors
Cari perangkat MikroTik yang muncul
Double klik perangkat tersebut
Klik Connect

Jika berhasil, tampilan antarmuka MikroTik akan terbuka.
3. Mengambil IP dari ISP (DHCP Client)
Agar MikroTik bisa terhubung ke internet, kita perlu meminta IP Address dari perangkat ISP.
Langkah-langkah:
Masuk ke menu IP → DHCP Client
Klik Add (+)
Pilih Interface: ether1
Klik OK
Jika berhasil, MikroTik akan mendapatkan IP Address dari ISP secara otomatis.
4. Konfigurasi NAT (Agar Internet Bisa Digunakan)
NAT berfungsi agar jaringan lokal dapat mengakses internet menggunakan satu IP publik.
Langkah-langkah:
Masuk ke IP → Firewall → NAT
Klik Add (+)
Pada tab General:
Chain: srcnat
Out Interface: ether1
Pindah ke tab Action:
Action: masquerade
5. Membuat IP Address Lokal
Agar MikroTik bisa membagikan IP ke perangkat klien, kita perlu membuat IP Address lokal.
Langkah-langkah:
Masuk ke IP → Addresses
Klik Add (+)
Isi:
Address: 192.168.1.1/24 (contoh)
Interface: ether2
Klik OK
6. Mengaktifkan DHCP Server
DHCP Server berfungsi untuk memberikan IP Address otomatis ke perangkat yang terhubung ke jaringan.
Langkah-langkah:
Masuk ke IP → DHCP Server
Klik DHCP Setup
Pilih interface ether2
Pengujian Koneksi
Hubungkan laptop, PC, atau access point ke ether2
Pastikan perangkat mendapatkan IP otomatis
Coba buka browser dan akses internet
Jika internet berjalan normal, maka konfigurasi dasar MikroTik sudah berhasil
Penutup
Pada pembahasan di atas, konfigurasi MikroTik dilakukan menggunakan koneksi kabel (LAN) agar
proses konfigurasi lebih stabil dan mudah dipahami, terutama untuk pemula.
Namun, dalam kondisi tertentu tidak selalu memungkinkan untuk melakukan
konfigurasi menggunakan kabel, misalnya:
Perangkat berada di lokasi yang sulit dijangkau
Laptop tidak memiliki port LAN
Instalasi dilakukan secara jarak jauh
Tenang saja, MikroTik juga bisa dikonfigurasi menggunakan koneksi wireless (WiFi)
dengan beberapa pengaturan tambahan.
Pada artikel selanjutnya, kita akan membahas:
Cara mengakses MikroTik tanpa kabel
Konfigurasi wireless pada MikroTik
Tips agar konfigurasi via WiFi tetap aman dan stabil
Pastikan untuk membaca artikel berikutnya agar pemahaman kamu tentang MikroTik semakin lengkap.















