Konfigurasi Static Routing

 

Apa Itu Konfigurasi Routing MikroTik?

Konfigurasi routing MikroTik adalah pengaturan yang bertujuan agar dua perangkat MikroTik beserta jaringan di bawahnya dapat saling berkomunikasi, meskipun berada pada subnet yang berbeda.Routing memungkinkan paket data dari satu jaringan dikirim ke jaringan lain melalui  

gateway yang telah ditentukan.

Perangkat yang Dibutuhkan

  1. Router MikroTik (2 unit)

  2. Kabel LAN

  3. Sumber listrik

  4. Laptop / komputer

Ringkasan Proses Konfigurasi

  1. Menyambungkan seluruh perangkat

  2. Mengatur dan mengecek IP Address

  3. Mengkonfigurasi routing statik

  4. Melakukan pengujian koneksi (ping)

Skema IP Address yang Digunakan

Link Antar Router (Point to Point)

/30 digunakan agar efisien dan rapi

  • MikroTik 1: 10.10.10.1/30

  • MikroTik 2: 10.10.10.2/30

Jaringan di Bawah Router

  • LAN MikroTik 1: 192.168.100.0/24

  • LAN MikroTik 2: 192.168.200.0/24

Proses Konfigurasi Routing MikroTik

1. Penyambungan Perangkat

  1. Hubungkan Laptop → ether2 MikroTik 1


  1. Hubungkan ether1 MikroTik 1 → ether1 MikroTik 2

  2. Pastikan semua interface berstatus running

2. Konfigurasi IP Address

MikroTik 1

ether2 (LAN):
192.168.100.1/24

ether1 (link ke MikroTik 2):

10.10.10.1/30

 

 

 

 

 

 

MikroTik 2

ether1 (link ke MikroTik 1):
10.10.10.2/30

ether2 (LAN):

192.168.200.1/24

 

 

 

 

Pastikan masing-masing LAN sudah memiliki DHCP Server agar perangkat di bawahnya mendapat IP otomatis.

3. Konfigurasi Routing di MikroTik 1

Routing dari MikroTik 1 ke jaringan di bawah MikroTik 2.

  1. Masuk ke IP → Routes

  2. Klik Add (+)

  3. Isi:

Dst. Address:
192.168.200.0/24

Gateway:
10.10.10.2

  1. Klik OK

 

4. Konfigurasi Routing di MikroTik 2

Routing dari MikroTik 2 ke jaringan di bawah MikroTik 1.

  1. Masuk ke IP → Routes

  2. Klik Add (+)

  3. Isi:

Dst. Address:
192.168.100.0/24

Gateway:
10.10.10.1

  1. Klik OK

 

Pengujian Koneksi (Ping)

Ping dari LAN MikroTik 1 ke LAN MikroTik 2

Dari laptop di jaringan 192.168.100.0/24:

ping 192.168.200.10

 

 

 

 

Ping dari LAN MikroTik 2 ke LAN MikroTik 1

Dari perangkat di jaringan 192.168.200.0/24:

ping 192.168.100.10

 

 

Jika hasil reply, maka routing telah berhasil dan berjalan dua arah.

Catatan Penting

  • Routing wajib dua arah

  • Gateway harus mengarah ke IP link antar router

  • /30 sangat direkomendasikan untuk koneksi antar router

  • Jangan aktifkan NAT antar LAN kecuali memang dibutuhkan

Penutup

Dengan konfigurasi routing ini, dua MikroTik dengan jaringan yang berbeda kini dapat saling 

berkomunikasi secara langsung. Konfigurasi routing statik seperti ini merupakan dasar penting 

sebelum mempelajari routing dinamis seperti OSPF atau BGP.



Read Also :-
Labels : #Mikrotik ,#Tutorial ,
Getting Info...

Posting Komentar