Bagian 1: Konfigurasi Router 1 (L2TP Server)
Langkah awal adalah mengaktifkan layanan L2TP Server dan keamanan IPsec pada router utama.
Aktivasi L2TP Server:
Buka menu PPP -> L2TP Server.
Centang Enabled.
Ubah opsi Use IPsec menjadi required.
Masukkan IPsec Secret (Contoh: 123).
Klik Apply dan OK.
Interface Binding:
Masuk ke tab Interface pada menu PPP.
Klik ikon (+) dan pilih L2TP Server Binding untuk membuat interface permanen.
Bagian 2: Manajemen IP Pool, Profile, dan User Secret
Setelah server aktif, kita perlu mengatur bagaimana alamat IP didistribusikan ke klien.
Membuat IP Pool:
Buka IP -> Pool.
Klik (+), berikan nama bebas (misal: pool-l2tp).
Masukkan rentang IP: 172.16.10.2-172.16.10.254.
Konfigurasi PPP Profile:
Buka tab Profiles di menu PPP.
Edit default-profile (atau buat baru).
Isi Local Address dengan: 172.16.10.1.
Isi Remote Address dengan nama Pool yang tadi dibuat (pool-l2tp).
Membuat User Secret:
Pindah ke tab Secrets.
Klik (+) untuk menambah user.
Isi Name dan Password sesuai kebutuhan.
Pastikan Profile menggunakan default-profile dan Service pilih l2tp.
Catatan Khusus Lab: Untuk router klien yang membutuhkan IP statis, isi kolom Remote Address secara manual dengan IP spesifik yang diinginkan.
Bagian 3: Konfigurasi MikroTik Client (Router 2)
Agar Router 2 bisa terhubung ke Router 1 dan saling berkomunikasi antar klien:
Buka menu PPP -> Klik (+) -> Pilih L2TP Client.
Pada tab Dial Out:
Connect To: Isi dengan IP Publik Router 1.
User & Password: Masukkan sesuai yang dibuat di Server.
Use IPsec: Centang atau pilih yes.
IPsec Secret: Masukkan secret yang sama (1Sampai8).
Add Default Route: Centang opsi ini agar bisa melakukan ping antar klien.
Bagian 4: Konfigurasi Client Windows
Untuk menghubungkan perangkat Windows ke jaringan VPN:
Buka Settings -> Network & Internet -> VPN.
Klik Add a VPN Connection:
VPN Provider: Windows (built-in).
VPN Type: L2TP/IPsec with pre-shared key.
Pre-shared key: Masukkan secret IPsec (1Sampai8).
Isi nama user dan password yang telah didaftarkan.
Simpan dan klik Connect.
Bagian 5: Pengujian (Testing)
Lakukan verifikasi koneksi dengan langkah berikut:
Ping ke Server: Coba lakukan ping dari MikroTik Client maupun Windows ke alamat gateway 172.16.10.1.
Ping Antar Klien: Lakukan tes ping dari Windows ke IP MikroTik Client (atau sebaliknya) untuk memastikan routing berjalan lancar.